Originally posted on PANDAWA SPIRITUAL:

Penarkah Anda membaca buku atau artikel, yang membuat Anda seolah-olah lupa segalanya, dan sebaliknya asyik tenggelam dalam isi buku atau artikel itu? Jika Anda pernah mengalami hal yang demikian, kita katakan di sini bahwa isi buku atau artikel itu telah “menghipnotis” kita.

Pertanyaannya kemudian, bagaimana cara kita menulis, untuk menghasilkan efek yang bisa memukau pembaca semacam itu? Dari sinilah kita kenal cara penulisan yang dinamakan “hypnotic writing,” berdasarkan konsep yang diutarakan John Vitale dalam bukunya: Hypnotic Writing, How to Seduce and Persuade Customers with Only Your Words (Penerbit John Wiley & Sons, Inc, Hoboken, New Jersey, 2007).

Hipnotis yang dimaksud dalam Hypnotic Writing ini adalah segala sesuatu yang berhasil memancang atau menarik perhatian kita.

Sebuah film, buku, artikel, iklan, atau advertorial yang baik juga mampu bersifat seperti menghipnotis, yakni memikat perhatian pembaca dari awal sampai akhir tulisan.

Di sini kita tidak bicara tentang hipnotis yang memanipulasi pikiran, atau membuat orang…

View original 1.425 more words

By pandawaspiritual

Tips Menghipnotis Lawan Bicara Dengan Kata-Kata

Tatap mata saya, dan dalam hitungan ketiga Anda akan tertidur. 1, 2, 3, klik tidur.

Saya teringat kata-kata tersebut saat saya mengikuti sebuah pelatihan tentang hipnotis. Di pelatihan tersebut saya mempelajari bahwa proses hypnosis merupakan proses persuasi yang dilakukan juru hypnosis terhadap kliennya. Tujuannya adalah agar klien mau menjadi rileks dan akhirnya memasuki alam bawah sadarnya. Persuasi yang digunakan adalah dengan bahasa lisan, maka pola bahasa ini dapat digunakan untuk tujuan persuasi yang lain.

Tahukah Anda bahwa ketika telinga Anda mendengar sebuah kalimat, telinga Anda mendengar seluruh kalimat yang diucapkan tetapi pikiran Anda sibuk mencari makna kalimat yang terdengar.

Pikiran Anda akan melakukan keseluruhan penafsiran melalui telinga. Penafsiran dilakukan melalui asosiasi terhadap data yang sudah dimiliki kepala. Data-data ini digabung dengan kalimat yang terdengar melalui telinga, sehingga dihasilkan penafsiran baru. Inilah yang akan Anda mainkan sebagai sebuah strategi menghipnotis lawan bicara, klien, prospek, dan bahkan pasangan Anda.

Beberapa pola umum yang digunakan adalah:

• “Seharusnya tidak saya katakan …”
Kalimat ini menyiratkan sesuatu yang rahasia. Pikiran bawah sadar lawan bicara Anda akan menganggap dirinya diutamakan. Kalimat sejenis ini adalah: “Off the record lho, tapi saya cuma kasih tahu Anda …” atau ” Ini Cuma untuk kamu saja ya, …”. Karena mendapat keistimewaan, orang yang mendengar akan merasa tersanjung, sehingga tidak akan berpikir terlalu sistematis.

• “Jika … apakah Anda mau …”
Kalimat perintah tidak disukai semua orang, karena dengan diperintah orang merasa bahwa dirinya diremehkan. Untuk menghilangkan kesan diperintah, kalimat yang digunakan didahului dengan kata “Jika …” sehingga, lawan bicara Anda merasa bahwa Ia memiliki kendali atas perintah “Anda mau …”. Pada umumnya kalimat tanya lebih bisa diterima dan lebih memberikan rasa dihargai daripada kalimat perintah.

• “Saya tidak tahu apakah Anda mau …?”
Kata: “Saya tidak tahu …” memberikan makna pada lawan bicara bahwa si pembicara d
alam keadaan netral, sama-sama tidak tahunya seperti lawan bicara Anda. telinga mendengar dan pikiran memproses. Karena diawali dengan ‘saya tidak tahu …’, anak kalimat di belakangnya walaupun sebenarnya merupakan perintah tidak lagi dirasakan sebagai perintah. Kalimat ini sebaiknya disisipkan di tengah-tengah kalimat lain, sehingga keberadaan kalimat perintah ini tidak dirasakan menekan.

• “Mungkin (bisa jadi) …”
Seperti kata “saya tidak tahu”, kata “mungkin” atau “bisa jadi” menyiratkan pengertian bahwa kendali ada pada lawan bicara kita, sehingga Ia tidak tertekan untuk menjadi defensive, dan ketika Ia melakukan Ia merasa bahwa Ia tidak diperintah.

• “Sudah Anda sadari/mengerti/pahami … “
Kalimat ini menyiratkan pada lawan bicara bahwa Ia sudah tahu apa yang akan disampaikan pada anak kalimat berikutnya. Karena sudah “terlanjur” merasa dan dianggap tahu, dianggap sadar, dianggap paham, maka Ia enggan melakukan “perlawanan”. Bawah sadarnya akan mempertahankan “gengsi” untuk tetap dianggap “tahu/sadar/paham … “.

By pandawaspiritual

Perbedaan Hipnotis dan Gendam

belajar hipnotisMendengar kata hipnotis biasanya orang akan takut karena konon hipnotis bisa membuat orang tidak sadarkan diri sehingga bisa diapakan saja misalnya dipereteli perhiasan, HP, uang dan kejahatan lainnya.

Benarkah hipnotis bisa untuk kejahatan? jawabannya adalah TIDAK BISA. Kenapa?  karena untuk menghipnotis memerlukan persetujuan dari suyet atau orang yang akan dihipnotis. Jika suyet takut atau tidak mau, maka dipastikan hipnotis tidak akan berhasil karena alam bawah sadar akan menolak sugesti yang masuk.

Lalu bagaimana halnya dengan peristiwa kejahatan yang sering terjadi dimana seseorang mudah memberikan harta bendanya tanpa ia sadari? bukankah ini seperti hipnotis? memang benar mirip hipnotis tapi sebenarnya ilmu tersebut bukan ilmu hipnotis melainkan ilmu GENDAM.

Perbedaan Hipnotis dengan Gendam adalah sbb :

1. Hipnotis tidak memiliki kekuatan yang sifatnya memaksa. Jika orang yang ingin dihipnotis menolak maka ia tidak akan bisa dihipnotis. Lain halnya dengan gendam yang bisa memaksa seseorang tidak sadarkan diri karena gendam menggunakan kekuatan mahluk halus.

2. Belajar hipnotis tidak ada ritual yang berbau mistis sama sekali. Sedangkan ilmu gendam diperoleh dengan jalan ritual melalui puasa, mantra atau pengisian dari guru gendam.

3. Ilmu hipnotis diarahkan untuk kebaikan misalnya untuk terapi diri sendiri dan orang lain. Bahkan dijaman dahulu, hipnotis digunakan untuk operasi agar pasien tidak merasa kesakitan. Adapun gendam rentan sekali digunakan untuk kejahatan.

4. Ilmu Hipnotis telah banyak digunakan orang dari berbagai latar belakang seperti psikolog (SDM), dokter (kesehatan), parenting (mendidik anak), hypnobirthing (lahir tanpa sakit) dan lain sebagainya sedangkan gendam hanya berfokus membuat orang tidak sadarkan diri. Hipnotis telah diakui secara nasional dan internasional.

Semoga dengan adanya artikel ini bisa kita bisa membedakan antara ilmu hipnotis yang benar dengan ilmu “hipnotis” yang salah alias gendam.

By pandawaspiritual

MENGHIPNOTIS MELALUI TULISAN

Penarkah Anda membaca buku atau artikel, yang membuat Anda seolah-olah lupa segalanya, dan sebaliknya asyik tenggelam dalam isi buku atau artikel itu? Jika Anda pernah mengalami hal yang demikian, kita katakan di sini bahwa isi buku atau artikel itu telah “menghipnotis” kita.

Pertanyaannya kemudian, bagaimana cara kita menulis, untuk menghasilkan efek yang bisa memukau pembaca semacam itu? Dari sinilah kita kenal cara penulisan yang dinamakan “hypnotic writing,” berdasarkan konsep yang diutarakan John Vitale dalam bukunya: Hypnotic Writing, How to Seduce and Persuade Customers with Only Your Words (Penerbit John Wiley & Sons, Inc, Hoboken, New Jersey, 2007).

Hipnotis yang dimaksud dalam Hypnotic Writing ini adalah segala sesuatu yang berhasil memancang atau menarik perhatian kita.

Sebuah film, buku, artikel, iklan, atau advertorial yang baik juga mampu bersifat seperti menghipnotis, yakni memikat perhatian pembaca dari awal sampai akhir tulisan.

Di sini kita tidak bicara tentang hipnotis yang memanipulasi pikiran, atau membuat orang tertidur dan kehilangan kesadaran, melainkan justru menghibur khalayak. Hipnotis ini tidak bersifat memaksa orang untuk melakukan hal-hal tertentu.

 

Contoh:

·        Penampilan penyanyi Britney Spears di panggung itu “menghipnotis” penonton. Tetapi tak semua orang akan membeli kaset/CD-nya.

·        Kisah Harry Potter membuat seluruh dunia terpukau. Tetapi tak semua orang akan membeli bukunya.

 

Hypnotic writing adalah sebuah alat yang berguna dalam memasarkan produk atau jasa tertentu. Namun, ia tidak mengontrol orang dan tidak memberi kekuasaan pada siapapun untuk menyuruh khalayak melakukan hal-hal yang mustahil.

Dalam pemasaran (marketing), hypnotic writing akan memberi kita keunggulan tertentu dibandingkan para kompetitor. Tetapi, jika hypnotic writing itu digunakan untuk menjual produk-produk yang memang berkualitas buruk, hypnotic writing itu tak akan ada gunanya.

Definisi Hypnotic Writing:

“Hypnotic Writing adalah penggunaan kata-kata yang secara sengaja ditujukan untuk mengarahkan orang ke suatu keadaan mental yang terfokus, di mana mereka terdorong atau terbujuk untuk membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan.”

Hypnotic writing adalah sejenis “hipnotis dalam keadaan terbangun.” Pembaca tidak kehilangan perhatian, tetapi justru terfokus perhatiannya pada tulisan yang kita buat.

Singkatnya, esensi hypnotic writing bukanlah tentang manipulasi, tetapi tentang komunikasi. Yakni, bagaimana Anda dapat berkomunikasi secara lebih baik dengan para pelanggan, sehingga Anda dapat lebih baik pula dalam membujuk mereka untuk membeli produk dan jasa Anda.

 

Lantas, bagaimana strateginya untuk mempraktikkan hypnotic writing tersebut?

Lima langkah ke arah Hypnotic Writing:

1.      Niat: Arahkan pikiran Anda.

2.      Riset: Isi pikiran Anda.

3.      Kreasi: Curahkan pikiran Anda.

4.      Tulis ulang: Pertajam pikiran Anda.

5.      Menguji (testing): Latih pikiran Anda.

 

Niat: Arahkan pikiran Anda.

Niat berarti menetapkan tujuan atsau hasil yang diharapkan dari tulisan tersebut. Buatlah serinci mungkin. Anda bukan sekadar ingin membuat tulisan buat iklan. Semua orang bisa membikin tulisan iklan. Tetapi Anda menginginkan tulisan iklan, yang berhasil menarik pembeli, sehingga terjual barang atau jasa sampai jumlah tertentu.

Riset: Isi pikiran Anda.

Riset berarti sebelum menulis, Anda harus mempelajari dan memahami betul barang/jasa yang akan Anda tulis. Anda tentu tak mungkin menulis iklan tentang mobil Toyota Avanza, sebelum Anda mengetahui spesifikasi Avanza tersebut, kelebihannya dibandingkan mobil merek lain sejenis, hal-hal baru yang tak terdapat di mobil merek lain, dan sebagainya. Anda perlu melihat mobil itu, merasakan bagaimana rasa ketika mengendarainya.

Tokoh periklanan ternama, David Ogilvy, pernah membuat satu kalimat iklan yang sangat legendaris, setelah membaca manual mobil yang Akan ia buat naskah iklannya. Yaitu: “At 60 miles an hour the loudest noise in this new Rolls-Royce comes from electrick clock.” Dahsyat, bukan?

Kreasi: Curahkan pikiran Anda.

Kreasi berarti produksi atau menghasilkan suatu produk (tulisan). John Vitale selalu menulis sebuah naskah secara cepat. Tetapi ingat, naskah itu baru draft pertama, bukan hasil final. Setelah menulis draft pertama itu, baru ia membaca ulang dan berusaha menyempurnakannya.

Ide dasarnya adalah Anda harus menjalankan dua fungsi, yakni sebagai penulis dan sebagai editor (penyunting). Kedua fungsi itu sama-sama diperlukan, tetapi Anda tak bisa menjalankan dua fungsi itu pada saat bersamaan. Jadi, Anda harus memisahkannya. Pertama, Anda berfungsi sebagai penulis dan mencipta tulisan. Sesudah itu, barulah Anda berfungsi sebagai editor yang mengoreksi dan merevisi tulisan itu.

Tulis ulang: Pertajam pikiran Anda.

Tulisan (draft) pertama, itu seumpama intan yang belum diasah. Jika dipaksakan untuk dijual, harganya masih murah. Untuk membuatnya menjadi bernilai tinggi, Anda harus mengasahnya, merevisinya, menyempurnakannya.

Penulis yang sehebat apapun tidak pernah menulis dengan sekali jadi. Sebuah tulisan bisa mengalami proses revisi atau perubahan di sana-sini, sampai akhirnya mencapai bentuk akhir yang betul-betul final. Jadi, sebenarnya tidak ada great writers. Yang ada adalah great rewriters. Cara terbaik adalah tulislah sampai betul-betul selesai. Kemudian, Anda baca dari awal dan revisi di sana-sini.

Lebih bagus lagi, jika Anda bisa menggunakan resep penulis cerita horror terkenal, Stephen King. Mintalah 10 orang lain (bukan anggota keluarga Anda) untuk membaca tulisan Anda dan memberi komentar. Lalu, Anda membuat sejumlah perbaikan setelah mendengar masukan mayoritas. Kalau 8 dari 10 orang yang dimintai komentar mengatakan, tulisan Anda sulit dimengerti, tampaknya tulisan Anda memang perlu diperbaiki. Tetapi jika cuma satu orang yang punya komentar berbeda, tak usah risau. Anda tentu tidak bisa memuaskan semua orang.

Menguji (testing): Latih pikiran Anda.

Menguji berarti mengakui bahwa Anda belum cukup cerdas untuk mengetahui semua keinginan orang lain. Anda tak bisa menebak-nebak. Jadi, buatlah tulisan terbaik, kemudian revisi, perbaiki dan sempurnakan. Lalu, serahkan pada pasar. Lihatlah, apakah tulisan iklan Anda berhasil menarik orang untuk membeli produk atau jasa yang ditawarkan.

Berkat adanya Internet, kita bisa menguji suatu tulisan dengan lebih mudah. Kirimkan e-mail ke sejumlah orang, buatlah situs web sendiri, atau pasang iklan di Google. Dari reaksi yang muncul, Anda bisa menguji tulisan Anda.

Selain lima langkah dalam strategi itu, ada sejumlah tip bagi mereka yang mau mempraktikkan hypnotic writing:

Tip I:

Untuk memperoleh efek “hipnotis,” sebuah tulisan perlu memasukkan aspek: punya makna, dapat dimengerti, dan emosional.

 

Contoh 1:

Sebuah iklan di majalah berbahasa Italia menawarkan alat masak untuk membuat pizza. Namun, karena Anda sama sekali tidak paham bahasa Italia, maka sebagus apapun narasi iklan itu dibuat, tidak akan ada pengaruhnya bagi Anda.

 

Contoh 2:

Artikel di sebuah majalah psikologi, yang ditulis dengan gaya bahasa yang “datar,” berbunyi kira-kira begini: “Emosi itu sangat penting untuk disalurkan. Jika kita menahan emosi, hal itu bisa berdampak buruk bagi kita.” Meskipun kalimat ini mudah dipahami, pilihan kata yang digunakan kurang menyentuh emosi pembaca.

 

Bandingkan dengan narasi seperti di bawah ini, yang dengan sengaja mencoba menyentil sisi emosional pembaca: “Meredam emosi itu seperti membuat bom. Jika Anda mengubur emosi, itu seperti menekan bom yang siap meledak.”

Terasa betul bedanya, bukan?

Tip II:

Hypnotic writing harus berfokus pada ego dan kepentingan si pembaca, bukan pada ego dan kepentingan si penulis sendiri. Kecuali kalau Anda cuma mau menulis buku harian untuk dibaca sendiri.

 

Contoh :

Seorang pengusaha, katakanlah bernama Benny, mengirim surat atau tawaran kerjasama bisnis kepada Anda. Isinya menyebutkan, ia sedang mengalami kesulitan keuangan. Ia sangat membutuhkan terwujudnya kerjasama bisnis itu, untuk memperbaiki kondisi keuangannya. Tapi dalam surat itu, Benny sama sekali tidak menyebut-nyebut prospek keuntungan bisnis yang akan Anda peroleh.

Lantas apa reaksi Anda? Tentu saja tawaran Benny itu menjadi sangat tidak menarik. Si penulis surat itu terlalu asyik dan terfokus pada ego dan kepentingannya sendiri, dan melupakan kepentingan orang yang dikirimi surat, yaitu Anda. “Ya, saya paham bahwa saudara Benny memang sedang susah. Tetapi saya juga punya masalah saya sendiri. Jadi, silahkan cari saja orang lain yang mau diajak bekerjasama bisnis dengan saudara Benny.” Begitulah kira-kira reaksi Anda.

Tip III:

Jangan terobsesi dengan kesempurnaan. Banyak kasus di mana seorang penulis baru menulis satu paragraf. Kemudian, ia langsung menilai isi paragraf itu tidak menarik. Paragraf itu dihapus, dan kemudian ia mulai menulis lagi dari awal. Dan, setiap ia merasa tulisan yang baru separuh atau sepersepuluh jadi itu tidak bagus, langsung saja tulisan itu ia buang ke keranjang sampah!

Dengan cara demikian, tulisannya tentu saja tak pernah selesai tuntas. Maka, tulislah sampai tuntas, dan baru kemudian Anda merevisi, memperbaiki, dan menyempurnakan.

Tip IV:

Berilah suatu pilihan pada pembaca, tetapi pilihan itu harus bersifat win-win bagi Anda dan pembaca. Pilihan untuk membeli atau tidak membeli, bukanlah pilihan yang baik (kalau pembaca tidak membeli, berarti kerja Anda sia-sia).

Berilah pilihan seperti: “Apakah Anda ingin membeli televisi Samsung ini sekarang atau nanti?” (Apakah pembaca membeli sekarang atau nanti, dia tetap membeli produk Anda). Pilihan ini berimplikasi bahwa si pembaca memang menginginkan produk tersebut, terlepas apakah dia akan membeli sekarang atau nanti.

Tip V:

Ketika Anda menulis sebuah naskah iklan, mungkin Anda perlu mengubah persepsi pembaca agar mereka terbujuk membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan. Ini bukan berarti Anda harus membuat penyataan bohong atau mengecoh pembaca. Itu tidak etis dan melanggar hukum. Anda bisa mengubah persepsi pembaca tanpa perlu berbohong. Tetapi ini tergantung pada bagaimana cara Anda menggambarkan produk yang mau ditawarkan.

Ada beberapa cara:

Pertama, dengan membuat perbandingan. Teknik ini disebut kontras (contrast). Misalnya, jika produk yang Anda tawarkan itu cukup mahal, buatlah agar harga itu seolah-olah kecil dengan membandingkan pada sesuatu yang lebih mahal. Penjual properti kadang-kadang mengeksploitasi efek kontras ini, dengan menunjukkan daftar harga sejumlah properti lain yang harganya berlebihan (overpriced), sebelum akhirnya menunjukkan harga properti yang betul-betul mau ditawarkan.

Kedua, dengan mengasosiasikan produk itu dengan sesuatu yang bernilai tinggi. Biarkan pembaca membayangkan dirinya dengan produk tersebut.

Kalau Anda menyatakan, Ariel Peterpan memiliki sedan Toyota Yaris berwarna merah, kenyataannya memang demikian. Anda tidak berbohong atau mengecoh pembaca. Tetapi, pembaca akan membayangkan, kalau mereka mengendarai Toyota Yaris berarti mereka sama seperti Ariel Peterpan, seorang artis kelas atas, atau minimal selera mereka sama dengan selera Ariel Peterpan.

Bayangkan kalau Anda mengatakan bahwa warna Toyota Yaris itu mirip warna pispot! Pispot berasosiasi dengan sesuatu yang jorok, kotor, dan memualkan. Tak akan ada pembaca yang berpikir untuk membeli mobil yang warnanya seperti pispot!

By pandawaspiritual

MENGHIPNOTIS DIRI SENDIRI

Langkah 1: Cari posisi yang nyaman dan bisa santai. Masuk ke dalam posisi yang anda akan dapat dengan mudah untuk menjaga waktu yang akan hypnotize sendiri. Anda harus duduk untuk mencegah diri sendiri dari jatuh tertidur. Juga pastikan anda tidak akan terganggu setidaknya setengah jam.

Langkah 2: Pilih sebuah tujuan. Why do you want to hypnotize yourself? Mengapa Anda ingin hypnotize sendiri? Whether the goal is to stop smoking, weight loss or anything else, it must be present for the hypnosis to be focused and effective. Apakah tujuan adalah untuk berhenti merokok, berat badan atau apapun, harus hadir untuk hipnose menjadi fokus dan efektif. So make a statement to yourself about the reason you want to hypnotize yourself. Sehingga membuat pernyataan untuk diri sendiri tentang alasan Anda ingin hypnotize sendiri. In this process, you allow your unconscious mind to work on an issue rather than giving suggestions throughout. Dalam proses ini, Anda mengizinkan pikiran bawah sadar Anda untuk bekerja pada masalah daripada memberi saran sepanjang.Langkah 3: Tutup mata dan clear any fear, stress, anxiety or other negative feelings in your mind. jelas ada rasa takut, stres, kegelisahan atau perasaan negatif dalam pikiran Anda. Focus only on pure intentions and feelings. Fokus hanya pada tujuan murni dan perasaan.

Langkah 4: Mengenali ketegangan di dalam tubuh Anda. Beginning from your toes, feel the tension in all the parts of your body. Mulai dari kaki, merasakan ketegangan di seluruh bagian tubuh Anda. Imagine that you remove the tension from all the parts of your body. Bayangkan bahwa Anda menghapus ketegangan dari semua bagian dari tubuh Anda. Visualize your body to get lighter and lighter. Memvisualisasikan tubuh Anda untuk mendapatkan lebih ringan dan lebih ringan. Relax each portion including your toes, shoulders, feet, calves, thighs, hips, stomach, face, head and others. Bersantai setiap bagian termasuk kaki, bahu, kaki, betis, thighs, hips, perut, wajah, kepala dan lain-lain. Now you must be extremely relaxed. Sekarang Anda harus sangat santai.

Langkah 5: Bayangkan saja di bagian atas penerbangan dari 10 tangga yang kelima pada langkah awal untuk menyelam ke dalam air. Tell yourself that you are going to descend the stairs, counting each step down, starting from 10. Kirim sendiri yang akan turun tangga, menghitung setiap langkah ke bawah, mulai dari 10. Imagine each number in your mind and start to descend the stairs. Bayangkan setiap nomor dalam pikiran Anda dan mulai turun tangga. After each number you feel yourself drifting further into the deep relaxation. Setelah masing-masing nomor yang merasa sendiri Drifting lebih mendalam ke dalam relaksasi. As you take each step, feel the step under your feet. Seperti yang Anda lakukan setiap langkah, merasakan langkah di bawah kaki Anda. When you are on the fifth step, feel the coolness of the water on your feet. Bila Anda berada pada langkah kelima, merasakan kesejukan air pada kaki. Tell yourself that you are entering the oasis with the cleanliness. Kirim sendiri bahwa Anda memasuki wahah dengan kebersihan. When you descend the last five steps, feel the water getting higher and higher up your body. Bila Anda turun lima langkah, merasakan air semakin tinggi dan tinggi badan anda.

Langkah 6: Pada bagian bawah air, anda harus mulai untuk mengatasi permasalahan anda dan memutuskan apa yang Anda inginkan dari tempat Anda berada. Now imagine three boxes under the water that you must swim to get to. Sekarang bayangkan tiga kotak di bawah air yang harus Anda untuk berenang. Get and open each of the boxes. Dapatkan dan membuka setiap kotak. While opening each box, tell yourself that “this is my self-esteem that I will never lose”, “I’m strong and positive” or something related with your goal. Sewaktu setiap kotak, kirim sendiri bahwa “ini adalah diri saya bahwa saya tidak akan pernah kehilangan”, “Saya kuat dan positif” atau sesuatu yang berhubungan dengan tujuan Anda. Be sure to use only positive statements instead negative ones. Pastikan untuk menggunakan pernyataan positif, bukan hanya satu yang negatif. Repeat your statements several times for a maximum effect. Ulangi pernyataan beberapa kali untuk efek maksimum.

Langkah 7: Setelah Anda puas dengan apa yang telah dilakukan berenang kembali ke tangga dan merasakan air menjadi lebih rendah dan lebih rendah sampai anda mencapai langkah kelima. Pass the stairs and feel the steps under your feet. Lulus tangga dan merasa langkah-langkah di bawah kaki Anda. On the sixth step, you may feel heavier, so wait on this step for some seconds and continue again. Pada langkah keenam, Anda mungkin merasa berat, jadi tunggu pada langkah ini untuk beberapa detik, dan terus lagi.

Langkah 8: Bila Anda berada di sepuluh langkah menunggu beberapa menit sebelum membuka mata Anda. Then out loud yourself “Wake away”, “wake away” and your mind will return to the conscious state and you will feel relaxed. Kemudian out loud yourself “Wake jauh”, “bangunkan jauh” dan pikiran Anda akan kembali ke negara sadar dan anda akan merasa santai. Thus, you have successfully finished your first self hypnosis practice. Dengan demikian, Anda telah berhasil menyelesaikan pertama Anda sendiri hypnosis praktek.

By pandawaspiritual

MENGHIPNOTIS HEWAN

Hampir semua makhluk hidup dapat dipengaruhi oleh hipnosis, bukan manusia saja. Namun, Anda tidak bisa berharap bisa mengubah seekor kucing menjadi anjing atau sebaliknya; hal tersebut hanya bisa terjadi dalam film*.

beritamaya_hipnotis-sapi
Hipnotisme pada binatang merupakan sesuatu yang kurang dipelajari secara menyeluruh karena ada banyak faktor yang tidak bisa dikontrol. Yang paling utama adalah binatang tidak dapat berbicara dan menyatakan secara verbal tingkat hipnotis yang mereka alami.

Namun ada sejumlah penelitian bahwa binatang yang hidup di alam liar lebih mudah disugesti daripada binatang yang hidup bersama-sama dengan manusia. Para ahli menduga hal tersebut disebabkan binatang yang dibesarkan bersama-sama dengan manusia tidak mengembangkan banyak karakteristik perilaku alamiah yang binatang itu biasanya miliki: misalnya, mereka tidak belajar bagaimana cara mencari makanan, menghindari predator, ataupun berinteraksi dengan binatang lainnya.

1. Menghipnotis Ayam dan Burung

a. Anda harus menangkap ayam tersebut. Perhatikan bahwa mereka akan berusaha memberontak dan defensif.
b. Tekan kepala ayam hingga hampir menyentuh tanah, dengan pandangan matanya horizontal lurus ke arah depan.
c. Dengan jari atau sebuah tongkat, gambarkan sebuah garis panjang dari ujung paruh ayam lurus horizontal ke arah depan, menjauhi kepalanya, kira-kira sepanjang 12 – 18 inchi. Semakin lurus garis tersebut, semakin bagus efeknya. Ulangi menggambar garis tersebut sebanyak 20 – 30 kali sampai Anda merasakan tubuh ayam itu melemas.
d. Sang ayam akan terus berada dalam posisi seperti itu, tanpa perlu Anda pegangi lagi, sepanjang 10 – 15 menit.

beritamaya_hipnotis-burung
2. Menghipnotis Kelinci dan Marmut

a. Baringkan kelinci di punggungnya (menghadap ketas).
b. Tekan dengan lembut telinganya secara lurus di lantai / meja.
c. Kemudian dengan tangan satunya anda tarik kaki belakangnya selama beberapa menit.
d. Pertahankan selama 1 menit, maka ia akan terhipnotis. Untuk membangunkan tiup hidungnya dan gulingkan tubuhnya ke samping.

3. Menghipnotis Kadal, Bunglon, dan Kodok

a. Pegang seekor kadal, bunglon dan kodok hingga ekornya berhenti bergerak liar.
b. Balikkan badan binatang tersebut hingga ia berbaring pada punggungnya.
c. Raba perutnya dengan perlahan, dan lakukan hingga ia menjadi lemas, rileks, dan terhipnotis tidak bergerak sama sekali.

4. Menghipnotis Kepiting

a. Posisikan kedua jari telunjuk dan tengah Anda ke bentuk huruf V.
b. Dekati kepiting dari arah belakang, lalu secara perlahan (tanpa mengejutkan) raba matanya dengan jari Anda.
c. Kepiting akan berhenti terdiam dalam keadaan hipnotis.

5. Menghipnotis Lobster dan Ketam

a. Pegang lobster dan ketam dengan terbalik, kepala di bawah, dan letakkan capit mereka menempel pada meja.
b. Tekan dan raba punggung mereka beberapa kali sampai akhirnya mereka berhenti meronta dan diam terhipnotis.

6. Menghipnotis Babi

a. Pegang kepala babi agar dia tidak melarikan diri.
b. Gunakan ujung-ujung jari Anda untuk menggelitik perut babi, dan ia akan berguling ke samping dengan rileks dan terhipnotis.

 

SEKIAN.

 

JANGAN LUPA BACA ARTIKEL MENARIK LAIN YANG ADA DI BLOG INI.

By pandawaspiritual

MELENYAPKAN BARANG SIHIR(SANTET)

Fungsi: Menghilangkan barang sihir dari tubuh dan tahu pelakunya

Caranya:
• Malam hari sebelum menolong penderita. Bacalah ayat ini
1000 kali. ” INNAHU’ALAA RAJ’IHII LAQAADIR “.
• Selesai itu, anda keluar rumah untuk mencari bintang beralih
yang membentuk huruf alif. Usahakan untuk menemukannya
3 kali. Tetapi hal ini bukannya syarat mutlak.
• Esok harinya, tolonglah penderita dengan ritual ini:
• Sediakan telur ayam kampung 2 biji
• Usapkan menggelinding ke dua telur tersebut ke sekujur
tubuh penderita korban sihir sambil membaca mantra ini 7
kali: “JAHIL NYAWANE SETAN, LUKOCO NYAWANE BUTO,
JAHILAN NYAWANE GENDRUWO GUMETER NYAWANE JIN,
DUMILAN NYAWANE DANGEN,
SIRO SUMINGGAHO NYAWANIRA WUS KOK GEGEM DENING
INGSUN”,
• Setelah itu, letakkan kedua telur pada piring porselen putih
(satu telur satu piring).

Pecahkan telur pertama, maka akan tampak barang-barang sihir tersebut. Itu pertanda barangbarang tersebut telah lenyap. Pecahkan telur kedua, maka akan tampak tukang sihir yang keji itu. Saya redokan untuk sesiapa yang ingin kan keilmuan ini.

By pandawaspiritual

Minyak Istambul

Minyak Istambul

Minyak Istanbul adalah salah satu jenis minyak mistik yang mudah ditemukan di masyarakat Arab di seluruh Indonesia dan dipakai terutama oleh guru-guru Islam. Ini memiliki bau yang tajam dan sangat pedas, tapi aroma wangi. Setelah mencium bau itu hampir tidak pernah dilupakan. Akan terkenang, aromanya cukup bertahan lama, kadang-kadang berlangsung selama berhari-hari kepada seseorang dan beberapa orang mengatakan, mungkin merasakan sejauh 20 kaki – meskipun ini mungkin berlebihan. Karena ketajaman-nya, tidak terlalu banyak orang juga setuju dengan hal itu, mengatakan bahwa itu membuat pusing kepala mereka.

Minyak Istanbul meskipun dipakai sebagai parfum biasa di antara pendidik Islam, juga digunakan oleh dukun sebagai minyak yang potensial untuk tujuan percintaan, daya tarik seksual, dan karisma. Ketika diberdayakan dengan energi pribadi seseorang dan bentuk-pikiran, siapa pun yang mencium aroma tidak hanya akan melihat, tapi merasa tertarik dan memiliki keinginan untuk bersosialisasi dengan kita. Lawan jenis akan menemukan kita cantik atau tampan. Murni minyak Istanbul sulit untuk mendapatkan, sebagian besar yang dijual melalui tempat-tempat pasar telah diencerkan dan dicampur dengan minyak lainnya.

-Pengasihan
-Pelet
-Sering di sebut juga minyak cobra, ini juga mujarab untuk pengisian rajahan pada logam

Mantra untuk pelet orang yg tertentu yg dituju:

“Bismillahirrahmannirrahim

“Ingsun matek ajiku sibayang-bayang rasa

“Aji minyak istanbul sing kramat pengasihan

“Siapa lihat dia terpikat dan turut terpikat

“Siang kharisma nabi Yusuf as ada di wajahku

“Allahuma ya Allah” 7x

“Ya Muhammad” 3x

“Inkanat ila syaihatan wahidatan fa idzahum Jamiul ladaina muhdhorun” 7x

“Sing aku pantek si (nama dia binti …) datang padaku haqqul yakin.”

dalam penggunaan minyak ini harus didasari dengan keyakinan yang kuat,dan tidak ragu-ragu.
Rp. 50.000-(1 botol)

By pandawaspiritual

Minyak Misik (misik hitam)

Minyak berasal dari keringat menjangan jantan yang sedang mengalami birahi untuk menarik lawan jenisnya. Keringat menjangan ini memiliki karakter keringatnya membentuk crystal2 kecil hormon pheromone pembangkit birahi lawan jenis.

- Mempertahankan aura/ energy
- Pembangkit feromone dan feromone itulah yg digunakan untuk meng attract lawan jenis / sejenis
- Menstabilkan energy agar tidak naik turun
- Pengasihan
- Pelet
- Cocok di oleskan di mustika, pusaka dan benda gaib yg berkodam lakI-laki
Rp.20.000-/ml
By pandawaspiritual

Melati kraton

Minyak melati keraton ini sudah terkenal di pihak keraton, apalagi para putri keraton sejak jaman dahulu menyukai minyak ini.

- Meningkatkan energi benda pusaka
- Pengasihan
- Keselamatan

Rp.7.500- /ml

By pandawaspiritual