PANDAWA SPIRITUAL

Penarkah Anda membaca buku atau artikel, yang membuat Anda seolah-olah lupa segalanya, dan sebaliknya asyik tenggelam dalam isi buku atau artikel itu? Jika Anda pernah mengalami hal yang demikian, kita katakan di sini bahwa isi buku atau artikel itu telah “menghipnotis” kita.

Pertanyaannya kemudian, bagaimana cara kita menulis, untuk menghasilkan efek yang bisa memukau pembaca semacam itu? Dari sinilah kita kenal cara penulisan yang dinamakan “hypnotic writing,” berdasarkan konsep yang diutarakan John Vitale dalam bukunya: Hypnotic Writing, How to Seduce and Persuade Customers with Only Your Words (Penerbit John Wiley & Sons, Inc, Hoboken, New Jersey, 2007).

Hipnotis yang dimaksud dalam Hypnotic Writing ini adalah segala sesuatu yang berhasil memancang atau menarik perhatian kita.

Sebuah film, buku, artikel, iklan, atau advertorial yang baik juga mampu bersifat seperti menghipnotis, yakni memikat perhatian pembaca dari awal sampai akhir tulisan.

Di sini kita tidak bicara tentang hipnotis yang memanipulasi pikiran, atau membuat orang…

Lihat pos aslinya 1.425 kata lagi

By pandawaspiritual

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s